Harga Emas Jatuh Sebanyak 2 Persen

Harga emas jatuh sebanyak 2 persen dengan bergerak ke level terendah pada hari Kamis, setelah Federal Reserve mengisyaratkan akan tetap menaikkan suku bunga AS pada tahun ini.

Dalam pernyataan kebijakan pada hari Rabu, The Fed mengatakan ekonomi AS terus berkembang “dengan kondisi yang solid” dan menegaskan agar pasar untuk bersabar terhadap rencana kenaikan suku bunga pada tahun ini. Prospek suku bunga AS yang naik dapat mendorong investor untuk menarik investasi logam emas.

Kerugian yang terjadi pada sesi Rabu dipicu oleh order sell otomatis di pasar ketika kontrak emas berjangka jatuh $ 6 dalam satu menit. Jatuhnya harga emas dengan bergerak ke bawah telah mengejutkan para pedagang di pasar.

Harga spot emas turun ke level dua minggu terendah pada kisaran $ 1,251.86 per ounce dan turun 2,1 persen ketika harga menyentuh level $ 1,257.01 pada pukul 2:20 pm EST. Harga Emas untuk pengiriman Februari jatuh sebanyak 2,4 persen pada $ 1,254.60 per ounce.

The Fed mengatakan akan melihat “perkembangan keuangan dan ekonomi global” ketika menentukan kapan harus menaikkan suku bunga. Hal ini akan menjadi referensi bagi pasar global untuk pertama kalinya sejak Januari 2013.

Dolar naik sebanyak 0,4 persen terhadap sekeranjang mata uang, tetap dekat dengan harga tertinggi 11-tahun yang tercapai pada pekan lalu, sementara pasar saham global sedikit mereda.