Emas Mengalami Kerugian Karena Ekonomi AS Melemah

Harga emas kembali berada di posisi terendah pada hari Senin setelah secara tiba-tiba data ekonomi AS melemah dan memicu beberapa pembelian safe haven.

Harga Emas turun lebih dari 1 persen pada sesi sebelumnya ketika investor mendapat keuntungan setelah logam emas membukukan kenaikan bulanan terbesar dalam tiga tahun pada bulan Januari.

Harga spot emas turun 0,3 persen pada $ 1,279.51 per ounce, sedangkan pergerakan emas berjangka AS untuk pengiriman April tetap berada di kisaran 0,2 persen pada $ 1,276.90 per ounce.

Emas menjadi menarik ketika para pembeli safe haven menilai setelah data ekonomi yang menunjukkan bahwa aktivitas pabrik AS terlihat mendingin pada bulan Januari yang menunjukkan ekonomi mungkin telah memasuki tahun baru pada momen yang sedikit lebih tertekan dari yang diharapkan.

Pedagang akan menunggu lebih banyak data ekonomi AS yang pada pekan ini akan di rilis untuk mencari petunjuk lebih lanjut terhadap waktu kenaikan suku bunga AS yang pertama dalam hampir satu dekade.

Pasar akan fokus pada angka non-farm AS yang akan dirilis pada hari Jumat.

Data ekonomi sebelumnya yang di rilis pada hari Senin menunjukkan bahwa belanja konsumen AS mencatat penurunan terbesar sejak akhir 2009 pada bulan Desember. Saham AS bergerak hampir datar, ketika data ekonomi yang mengecewakan sedikit mengimbangi pergerakan keuntungan di pasar energi.

Pedagang juga akan mengamati dengan seksama upaya pemerintah Yunani baru yang sedang membujuk Uni Eropa yang skeptis untuk menerima perjanjian utang baru. Menteri Keuangan Inggris, George Osborne, mengatakan pada hari Senin utang Yunani telah menjadi risiko terbesar bagi ekonomi global.