Emas Naik di Asia, Tensi Geopolitik

Harga emas naik tipis di awal sesi Asia pada hari Senin dengan ketegangan geopolitik dalam fokus setelah AS menggerakkan kelompok kapal induk mendekati semenanjung Korea dan karena kekhawatiran berlama-lama di serangan rudal di pangkalan udara Suriah pekan lalu tetap menghantui pasar.

Emas untuk pengiriman Juni naik 0,04% menjadi $ 1,256.45 per troy ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Perak berjangka di Comex mereda 0,11% ke $ 17,973 per troy ounce dan tembaga berjangka terakhir dikutip pada 2,643 per pon.

Sehari setelah data regional cukup bagus di Asia dengan angka kredit rumah dari Australia untuk Februari dilihat naik 0,1% untuk bulanan dan sambutan oleh Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda dijadwalkan. Kemudian pada hari Senin Fed Ketua Janet Yellen dijadwalkan untuk berbicara di Universitas Michigan dengan investor mencari isyarat segar pada waktu kenaikan suku bunga AS berikutnya dan berencana untuk memangkas neraca bank, terutama setelah data pekerjaan lebih rendah dari perkiraan yang dirilis pada hari Jumat.

Harga melonjak pada Jumat pagi setelah AS melancarkan serangan rudal di pangkalan udara Suriah setelah terjadinya serangan kimia-senjata yang diduga. Tapi logam mulia terkoreksi kembali dari kenaikkannya karena dolar naik meskipun data ketenagakerjaan AS yang mengecewakan karena investor tetap fokus pada rencana Federal Reserve untuk mengetatkan kebijakan moneter.