Harga Emas Turun Tajam

Pada Jumat lalu, harga emas turun tajam karena order sell besar-besaran terjadi ketika katalis yang tidak jelas menyentak pasar menjelang akhir pekan.

Harga logam mulia naik ke level tertinggi tiga minggu pada hari Kamis di tengah meningkatnya risiko geopolitik, terutama di Timur Tengah.

Aksi jual emas itu bertepatan dengan pergerakan dollar yang lebih rendah karena dilanda keraguan yang berkembang mengenai apakah Partai Republik akan dapat melewati perombakan pajak pada tahun ini.

Dolar yang lebih kuat cenderung terus menimbang harga emas yang dihargai dalam mata uang AS.

Pada hari ini, harga emas naik 0,17% menjadi $ 1,276.35 dari level terendah sejak 7 November. Selain itu, risiko terlihat dari laporan yang menantang kepemimpinan PM Inggris Theresa May.

Pembacaan inflasi akan menjadi hal yang paling penting bagi pasar keuangan global, seperti di AS, Inggris, zona euro dan Kanada yang siap untuk merilis data CPI.

Investor juga akan fokus pada Konferensi Komunikasi Bank Sentral yang diselenggarakan oleh ECB, dengan diskusi panel dari kepala bank sentral Eropa, AS, Inggris dan Jepang yang akan menjadi sorotan.