Harga Emas Tenang; Saham Melemah

Harga emas beringsut pada hari Selasa ketika dolar tetap bergerak tenang karena investor menunggu rilis data harga konsumen AS untuk mengukur prospek inflasi dan kebijakan Federal Reserve.

Saat ini, harga emas berada di kisaran USD 1323 per troy ounce.

Saham Asia terdiam pada hari Selasa setelah terhentinya pergerakan rally saham di sesi sebelumnya setelah saham di bursa Wall Street melemah. Sementara itu, dolar merosot karena penurunan imbal hasil obligasi AS.

Imbal hasil Treasury AS benchmark 10 tahun sedikit berubah pada kisaran 2,873 persen setelah turun 2,5 basis poin pada sesi sebelumnya.

Ekspektasi inflasi AS naik tipis pada bulan lalu ketika target tahunan akan mencapai tingkat tertinggi, menurut survei Federal Reserve Bank of New York yang dipublikasikan pada hari Senin yang menambahkan tanda-tanda tekanan harga.

Pemerintah AS memiliki kekurangan anggaran sebesar $ 215 miliar pada bulan Februari karena pendapatan pemerintah turun di tengah pengeluaran yang meningkat, menurut Departemen Keuangan AS mengatakan pada hari Senin.

Harga grosir Jepang naik 2,5 persen pada bulan Februari, menurut data Bank of Japan menunjukkan pada hari Selasa.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan sekutu dekatnya, Menteri Keuangan Taro Aso, menghadapi tekanan yang meningkat pada hari Senin karena dugaan penutupan skandal kroni yang telah mendorong Perdana Menteri tertekan secara politik.