Harga Emas Terkoreksi Sebelum Tahun Baru Imlek

Harga Emas jatuh ketika spekulasi permintaan emas akan turun di Cina yang merupakan Negara pengguna emas terbesar kedua untuk mempersiapkan liburan Imlek selama seminggu, dan ketika pejabat Eropa masih memiliki lebih dari satu minggu untuk menyusun perjanjian bailout baru untuk Yunani.

Harga Emas naik 3,7 persen pada tahun ini di tengah kekhawatiran bahwa Yunani tidak mendapatkan dana bantuan, dan bank sentral di Eropa dan Asia mengumumkan stimulus lebih untuk mendorong pertumbuhan. Menteri-menteri Negara Eropa mencoba untuk mencapai kesepakatan agar menjaga Yunani bertahan hingga akhir bulan, ketika program bailout yang ada akan berakhir.

Pasar di China akan ditutup mulai Rabu besok untuk liburan Tahun Baru Imlek, dan volume perdagangan dari bursa Shanghai Gold Exchange turun 18 persen pada hari Senin 13 Februari.

Pembicaraan di Brussels pada Senin berakhir secara tiba-tiba, ketika Menteri Keuangan Yunani, Yanis Varoufakis mengatakan bahwa Komisi Eropa menawarkan jalan ke depan ketika sebaliknya para menteri keuangan kawasan Eropa menolak untuk memberikan kesepakatan. Sebaliknya, Menteri Keuangan Belanda Jeroen Dijsselbloem menawarkan sebuah pernyataan yang berbeda untuk mengikat Yunani pada perpanjangan program bailout yang akan habis.

Tanpa kesepakatan, Yunani akan kehabisan uang pada akhir Maret, dan memaksa Perdana Menteri Alexis Tsipras untuk mempertimbangkan untuk mengingkari janji-janji kampanye kepada para pemilih atau bahkan meninggalkan mata uang tunggal.

Harga Emas untuk pengiriman April diperdagangkan pada $ 1,227.40 per ounce di Comex di New York, sedikit berubah dari penutupan pada 13Feb.