Berita fundamental emas yang selalu di update setiap hari. Simak terus berita terhangat tentang pergerakan emas di EMAS.ID

Emas Menguat Seiring Pelemahan Dolar

Harga emas menguat di awal sesi perdagangan hari ini (9/7/2018) seiring melemahnya USD ke level terendah 3-1/2 pekan setelah tingkat pengangguran meningkat dan melambatnya pertumbuhan upah.

Harga emas menguat 0,2 persen ke kisaran $1,256.86 per troy ounce pada pukul 07.55 WIB tadi.

Penambahan jumlah pekerja melebihi perkiraan di bulan Juni, tetapi tingkat upah yang tidak bertambah memperlihatkan bahwa laju inflasi tidak terlalu signifikan yang bisa jadi akan membuat Federal Reserve (Fed) tetap mempertahankan strategi kenaikan suku bunga bertahap di tahun ini.

Emas Stabil Pasca Rilis Minutes Fed

Harga emas bergerak stabil seiring pelemahan USD dan pasca rilis minutes pertemuan FOMC di bulan Juni yang sejalan dengan perkiraan pasar yang memperkirakan kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Para pelaku pasar juga memperhatikan konflik dagang yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan China, menjelang penerapan tarif impor untuk barang dari China hari ini (6/7/2018). Setelah itu pasar juga akan memperhatikan data tenaga kerja AS.

Harga emas terpantau berada di kisaran $1,257.24 per troy ounce pada pukul 07.45 WIB.

Indeks dolar terpantau melemah 0,1 persen ke kisaran 94.371. Di sesi sebelumnya, indeks dolar sempat tertekan hingga kisaran 94.177.

Para pejabat Federal Reserve (Fed) mendiskusikan apakah resesi yang terjadi dan kekhawatiran akan perang dagang bisa menghantam perekonomian AS yang secara umum masih terlihat kuat, demikian salah satu poin dalam minutes Fed yang dirilis hari ini.

Minutes tersebut, yang merupakan notulen dari pertemuan Fed dari pertemuan di bulan Juni, juga memperlihatkan bahwa para pengambil kebijakan di Fed kemungkinan akan segera memberi isyarat bahwa Fed akan kembali menaikkan suku bunga.

Harga Emas Stabil Menjelang Fed Minutes

Harga emas tetap stabil pada perdagangan hari Kamis karena para pelaku pasar masih menunggu hasil dari pertemuan kebijakan Federal Reserve Juni pada dini hari nanti.

Emas berjangka di Bursa Saham New York Mercantile Exchange naik 0,14% menjadi $ 1,255.30 per troy ounce.

“Tidak banyak sentimen untuk menggerakan pasar, sangat sepi pagi ini setelah liburan 4 Juli. Saya tidak berharap terlalu banyak pergerakan hingga Fed minutes,” kata Yuichi Ikemizu, manajer cabang Tokyo di ICBC Standard Bank.

Hasil pertemuan kebijakan Federal Reserve dijadwalkan akan diumumkan pada pukul 01.00 WIB dini hari. Bank sentral telah memproyeksikan pada bulan Juni bahwa akan ada dua kenaikan suku bunga pada 2018 dengan total empat.

Ketegangan perdagangan tetap menjadi fokus. Pada hari Jumat, AS dijadwalkan untuk mengenakan tarif pada $ 34billion barang-barang Tiongkok.

Pemerintah China menuduh AS “membuka tembakan” di dunia dengan tarif yang mengancam, dan mengatakan Beijing akan menanggapi langkah-langkah AS tersebut.

Kementerian Keuangan China mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu bahwa China “tidak pernah menembakkan tembakan pertama”, dan bahwa negara itu tidak akan menerapkan tarif menjelang keputusan AS, meskipun laporan terbaru menunjukkan bahwa Beijing akan mulai memberlakukan tarif setelah AS.

Indeks Dolar AS, yang mengubah greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0.11% menjadi 94.29 pada hari Kamis. Indeks merosot ke 94.377 , level terendah dalam lebih dari seminggu.

Emas Menguat di Tengah Ketegangan Perang Dagang

Harga emas menguat ke level tertinggi sepekan hari ini (4/7/2018), memantul dari level terendah tujuh bulan yang tercatat kemarin seiring pelemahan USD terhadap yen. Selain itu yang turut mendorong sentimen positif terhadap emas adalah tarif impor terhadap China yang akan kemungkinan besar akan diberlakukan Amerika Serikat (AS) di akhir pekan ini.

Harga spot emas menguat 0,4 persen ke kisaran $1,257.51 per troy ounce pada pukul 07.58 WIB tadi. Harga emas kemarin jatuh ke level terendah sejak 12 Desmber lalu di kisaran $1,237 per troy ounce. Sementara itu USD melemah 0,2 persen terhadap yen ke kisaran 110.3.

China menekan Uni Eropa untuk mengeluarkan pernyataan bersama melawan kebijakan perdagangan Presiden Donald Trump pada konferensi tingkat tinggi yang akan diadakan bulan ini, tetapi menurut para pejabat Uni Eropa, ajakan China tersebut mendapatkan penentangan.

Pemimpin China yakin bahwa mereka akan mampu menangani resiko eksternal di tengah gejolak finansial di dalam negeri dan meningkatnya ketegangan perdagangan dengan AS.

Bank sentral China mengambil langkah untuk menenangkan pasar finansial kemarin, setelah yuan jatuh ke level psikologis terhadap USD di 6.7, yang merupakan level terendah dalam hampir setahun karena kekhawatiran akan gesekan yang terjadi dengan AS semakin besar.

EMAS ANTAM TURUN MENJADI RP 644 RIBU PER GRAM

Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antam turun Rp 5.000 menjadi Rp 644 ribu per gram pada perdagangan Selasa (3/7/2018). Penurunan harga emas Antam sejalan dengan turunnya harga emas di pasar internasional.

Harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga turun Rp 7.000 menjadi Rp 569 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda akan menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 569 ribu per gram.

Berikut daftar Harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang (Antam) pada perdagangan hari Selasa, 3/7/2018 :

Produk Gram Price per Bar (Rp) Price per Gram (Rp) Stock
Emas Batangan 1 644.000 644.000 Not Available
Emas Batangan 2 1.249.000 624.500 Not Available
Emas Batangan 2.5 1.550.500 620.200 Not Available
Emas Batangan 3 1.855.000 618.333 Not Available
Emas Batangan 4 2.461.000 615.250 Available
Emas Batangan 5 3.077.000 615.400 Not Available
Emas Batangan 10 6.104.000 610.400 Not Available
Emas Batangan 25 15.185.000 607.400 Available
Emas Batangan 50 30.320.000 606.400 Available
Emas Batangan 100 60.590.000 605.900 Available
Emas Batangan 250 151.350.000 605.400 Available
Emas Batangan 500 302.498.000 604.996 Available

Harga Emas Bergerak Turun

Harga emas bergerak ke area yang lebih rendah pada hari Senin karena dolar menguat setelah data inflasi AS pada pekan lalu mendukung prospek Federal Reserve untuk menaikan suku bunga di masa depan.

Harga Emas berjangka AS turun 0,3 persen pada $ 1,250.20 per ounce.

Dolar menguat terhadap sekeranjang mata uang dan memperpanjang kenaikan terhadap yen untuk mencapai level tertinggi enam minggu baru di ¥ 111,06 karena didukung oleh kekuatan relatif ekonomi AS dan prospek kenaikan suku bunga lebih lanjut dari Federal Reserve.

“Re-normalisasi kebijakan moneter menginduksi kekuatan dalam dolar dan dengan harga emas yang melemah.”

Permintaan aversi risiko tidak sepenting dampak kenaikan suku bunga yang diharapkan.

Harga konsumen tahunan AS naik pada bulan Mei, dengan ukuran inflasi Federal Reserve yang mendasarinya mencapai target sebanyak 2 persen untuk pertama kalinya dalam enam tahun, menurut data yang menunjukkan pada hari Jumat.

Emas Masih Dalam Trend Pelemahan

Harga emas masih dalam trend pelemahan meskipun berusaha menguat di awal sesi perdagangan hari ini (29/6/2018). Emas masih dalam performa bulanan terburuk sejak November 2016.

Harga emas terpantau menguat 0,1 persen ke kisaran $1,248.64 per troy ounce pada pukul 07.53 WIB. Kemarin, emas sempat menyentuh level terendah sejak 13 Desember di kisaran $1,245.32 per troy ounce.

Indeks dolar terpantau melemah 0,1 persen ke kisaran 95.264. Kemarin indeks dolar sempat mencapai level tertinggi satu tahun di kisaran 95.531.

Pelambatan ekonomi AS lebih buruk daripada perkiraan di kuartal pertama di tengah melemahnya data konsumsi ke level terburuk dalam hampir lima tahun, tetapi pertumbuhan ekonomi sepertinya masih memperoleh momentum dari membaiknya sektor pekerjaan dan kebijakan pemangkasan pajak.

Emas Masih Bergerak Dekat Level Terendah 6 Bulan

Harga emas masih tertahan di dekat level terendah enam bulan yang tercatat pada sesi perdagangan sebelumnya, seiring kegagalan USD menguat di tengah sinyal-sinyal konflik dari Washington sementara krisis perang dagang antara AS dengan China makin dalam.

Harga emas terpantau naik 0,1 persen di kisaran $1,253.20 pada pukul 08.27 WIB. Di sesi sebelumnya, harga emas menyentuh kisaran $1,250-an per troy ounce, yang merupakan level terendah sejak pertengahan Desember 2017.

Indeks dolar yang mengukur pergerakan USD terhadap enam mata uang utama dunia bergerak stabil di kisaran 95.254, meskipun demikian gagal melanjutkan penguatan karena Washington mengajukan rancangan undang-undang untuk membatasi investasi China sementara hubungan dagang AS-China masih tegang.

Presiden AS, Donald Trump, kemarin (27/6/2018) mengatakan bahwa ia akan mempergunakan proses peninjauan keamanan nasional yang telah diperkuat untuk menghalangi kemungkinan China mendapatkan teknologi AS yang tergolong sensitive, yang merupakan pendekatan yang lebih lunak daripada menerapkan pembatasan investasi anti-China yang lebih spesifik.

Tarif impor untuk barang-barang produksi China yang akan diterapkan oleh pemerintahan Trump bisa jadi akan berdampak pada hingga 15 persen barang yang dikirim melalui Pelabuhan Los Angeles, jika kebijakan itu efektif diberlakukan.

Harga Emas Tergelincir

Harga emas terpantau tergelincir pada hari Rabu, berada di dekat enam bulan terendah karena dollar stabil di tengah ketegangan perdagangan yang tampaknya mereda.

Emas berjangka di Bursa Saham New York Mercantile Exchange tergelincir 0,26% menjadi $ 1,256.60 per troy ounce.

Donald Trump menyarankan selama pertemuan dengan anggota parlemen bahwa pemerintahannya dapat beralih ke tinjauan investasi asing di bawah Committee on Foreign Investment in the United States, bukan memaksakan pembatasan pada investasi Cina dalam teknologi AS.

“Kami memiliki teknologi terbesar di dunia, orang-orang menyalinnya dan mereka mencurinya, tetapi kami memiliki ilmuwan hebat, kami memiliki otak yang hebat, dan kami harus melindungi itu,” kata Trump. “Dan itu bisa dilakukan melalui CFIUS, kami memiliki banyak hal yang bisa kami lalui.”

Indeks Dolar AS yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama berdiri di 94,32 pada Rabu pagi, naik 0,01%. Indeks jatuh ke titik terendah 93,94 pada hari Senin di tengah kekhawatiran meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan mitra dagangnya, tetapi pelonggaran kecil dalam kekhawatiran sedikit membangkitkan kembali selera risiko.

Pada hari Selasa, dilaporkan bahwa Departemen Keuangan AS sedang menyusun izin untuk menghentikan perusahaan yang memiliki setidaknya 25% kepemilikan China dari perusahaan teknologi AS.

Dalam perdagangan logam mulia lainnya, perak berjangka turun 0,4% menjadi $ 16,185 per troy ounce.

Harga Emas Antam Turun

Harga emas Antam terpantau mengalami penurunan Rp 2.000 menjadi Rp 645.000 per gram pada perdagangan hari Selasa.

Harga pembelian kembali emas Antam juga turun sebesar Rp 2.000 menjadi Rp 570.000 per gram.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Hingga pukul 08.35 WIB, sebagian besar emas Antam masih tersedia kecuali ukuran 1 gram dan 2 gram.

Harga Emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Sedangkan di gerai penjualan emas Antam lain bisa berbeda.

Sementara untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram dipatok Rp 6.810.000. Sedangkan ukuran 20 gram di angka Rp 13.066.000.

Antam juga mengeluarkan emas edisi Idul Fitri dengan ukuran 1 gram dijual di harga Rp 721.000. Ukuran 2 gram di jual Rp 1.326.000 dan 5 gram dijual Rp 3.158.000.

Berikut harga emas Antam yang dilansir logammulia.com :

Produk Gram Price per Bar (Rp) Price per Gram (Rp) Stock
Emas Batangan 1 645.000 645.000 Not Available
Emas Batangan 2 1.251.000 625.500 Not Available
Emas Batangan 2.5 1.553.000 621.200 Available
Emas Batangan 3 1.858.000 619.333 Available
Emas Batangan 4 2.465.000 616.250 Available
Emas Batangan 5 3.082.000 616.400 Available
Emas Batangan 10 6.114.000 611.400 Available
Emas Batangan 25 15.210.000 608.400 Available
Emas Batangan 50 30.370.000 607.400 Available
Emas Batangan 100 60.691.000 606.910 Available
Emas Batangan 250 151.602.000 606.408 Available
Emas Batangan 500 303.002.000 606.004 Available